Pemkot Pangkalpinang

Delapan OPD di Pangkalpinang Alami Kekosongan Pimpinan

ASPIRASIBABEL.COM | Pangkalpinang -- Sudah beberapa bulan ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang sedang menghadapi kekosongan kepemimpinan pada delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kekosongan tersebut terjadi lantaran sebagian pejabat memasuki masa purnabakti, ada yang pindah ke daerah lain. sedangkan proses pengisian jabatan membutuhkan waktu dan mekanisme yang tak bisa serta-merta dilakukan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, menyebutkan bahwa dari delapan OPD yang mengalami kekosongan. Dua di antaranya saat ini dirangkap oleh kepala OPD lainnya, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Sementara itu, enam OPD lainnya, yakni Asisten II, Staf Ahli Wali Kota, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pariwisata, dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dari pejabat eselon di bawahnya.

"Untuk sementara jabatan yang kosong diisi oleh Plt, namun saya tetap meminta kepada seluruh ASN untuk bekerja maksimal, jangan sampai pelayanan terganggu karena kekosongan ini," ujar Unu kepada, Kamis (24/4/2025).

Unu mengungkapkan, dari delapan jabatan yang kosong, tiga di antaranya sudah masuk dalam proses lelang jabatan, yaitu Asisten II, Staf Ahli Walikota, dan Kepala Disnaker.

Namun, proses pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama ini tidak bisa langsung dilakukan oleh pemerintah kota, melainkan harus melalui prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Kami harus terlebih dahulu menyurati Gubernur Bangka Belitung, baru kemudian mengajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Proses ini memerlukan waktu yang cukup panjang karena ada tahapan yang harus dilalui," jelasnya.

Lanjut, Unu menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya agar proses pengisian jabatan ini dapat segera rampung, guna memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

"Kami akan segera mengajukan kembali proses pelantikan agar kekosongan ini dapat segera diisi oleh pejabat definitif. Ini penting agar program-program pembangunan bisa tetap dilaksanakan dengan baik," tambahnya.

Unu juga memberikan pesan khusus kepada para pejabat yang saat ini menjalankan tugas rangkap jabatan, agar tetap semangat dalam mengemban tanggung jawab yang ada.

Ia pun mencontohkan dirinya yang saat ini menjabat sebagai Pj Wali Kota sekaligus Direktur Bina Pengadaan dan Pencadangan Tanah di Kementerian ATR/BPN.

"Saya juga merangkap jabatan, tapi tetap semangat. Maka saya minta kepada kepala OPD yang rangkap jabatan untuk tetap bersemangat dan profesional. Jangan jadikan alasan rangkap jabatan untuk tidak optimal dalam bekerja," ujarnya.

Kepada para Plt, Unu mengingatkan bahwa meskipun bersifat sementara, tugas dan tanggung jawab tetap harus dijalankan dengan dedikasi dan integritas tinggi. (Asp).

Penulis:

Baca Juga