1. Beranda
  2. Berita Babel

Bangka Tengah

Program Diskusi Panel Nongrong Literasi Pers Pena Bateng Mendapat Apresiasi Berbagai Pihak

Oleh ,

ASPIRASIBABEL.com | Koba - Saat ini kabar rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dan Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT) di Pulau Gelasa Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah membuat gaduh masyarakat. Untuk itu informasi yang sangat minim tentang PLTT/PLTN dari pihak pemerintah daerah maupun PT Thorcon Power Indonesia terkait perkembangan rencana pembangunan PLTT Pulau Gelasa.

Adanya kegaduhan dan keresahan masyarakat khususnya di Kabupaten Bangka Tengah tentang PLTT atau PLTN saat ini membuat Bakorcab Persaudaraan Pemuda Etnis Nusantara (Pers PENA) kabupaten Bangka Tengah menyelenggarakan Diskusi Panel Nongkrong Literasi Energi (NONGKI) dengan tema " Urgensi PLTN dan Bagaimana Prospeknya Sebagai Energi Masa Depan? ", Selasa (30/12/2025) malam pukul 20:00 WIB sampai 23.00 WIB di Kopi Jembatan Koba.

Foto Bersama Acara Nongkrong Literasi Energi, Selasa (30/12025) di Koba.

Persaudaraan PENA Bangka Tengah menghadirkan Narasumber Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Fahlevi Syahrun dan Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Tengah Ahmad Syarifullah Nizam, S.E.,.M.AP yang menggantikan Bupati Bangka Tengah karena berhalangan hadir ada agenda lain diwaktu yang sama ditempat lain dan kegiatan NONGKI dipandu moderator Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia Bangka Belitung Feryandi Komeng.

Kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 "Nongkrong Literasi Energi" (NONGKI), Tema: "Urgensi PLTN dan Bagaimana Prospeknya Sebagai Energi Masa Depan"?

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi perkembangan terkini tentang kebijakan pemerintah pusat soal rencana membangun PLTN sebagai energi bersih, " kata Ketua Bakorcab Pers PENA Bateng Fikri EL, Selasa (30/12/2025) malam di Koba.

Menurut Fikri, Tema ini sangat menarik dan bermanfaat bagi masyarakat yang ingin mengetahui seperti apa rencana, sudah sejauh mana PLTT yang rencanannya akan dibangun perusahaan swasta PT Thorcon Power Indonesia. Kegiatan ini berlangsung hangat dan antusias peserta sangat bagus ingin mengetahui manfaat, resiko, kebijakan-kebijakan pemerintah daerah, Pemerintah pusat dan sejauh mana perkembangan tahapan persetujuan tapak PLTT PT Thorcon.

"Alhamdulillah 65 peserta hadir kegiatan ini. Harapan kita kegiatan diskusi ini dapat memberikan manfaat dan pencerahan kepada masyarakat Bangka Tengah. Ini bagian dari penguatan literasi di daerah, " harap Fikri.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi sejumlah Organisasi seperti Persaudaraan Pena Bateng, Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Babel, PD Muhammadiyah Bateng, Pemuda Pancasila Bateng, KAHMI Bateng, Gema Pena Bateng, Perempuan Lira, Pemuda Lira Bateng, MBK Bateng, Komunitas Literasi Bateng, Relima Lokus Bangka Tengah, Tokoh Masyarakat, Politisi, Pegiat LiterasiLiterasi,  Forlabb dan Tokoh Masyarakat Bangka Tengah.

Sekretaris Daerah Bangka Tengah Ahmad Syarifullah Nizam, S.E.,.M.AP mengapresiasi adanya kegiatan ini yang digelar oleh Persaudaraan Pemuda Etnis Nusantara Bangka Tengah dan inisiator Bung Komeng dan kawan-kawan.

"Saya mewakili pak Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman yang tidak bisa hadir pada malam ini karena Pemerintah Daerah juga memiliki kegiatan diwaktu yang sama, malam ini juga.

Sekda Bangka Tengah menjelaskan bahwa sampai saat ini perkembangan PT Thorcon Power Indonesia masih dalam tahapan penelitian atau melaksanakan Persetujuan Izin Tapak di pulau Gelasa Kecamatan Lubuk Besar.

"Masyarakat harus mengetahui bahwa saat ini belum ada pembangunan PLTT, pihak PT Thorcon baru melaksanakan kegiatan semacan penelitian tahapan persetujuan izin tapak.

Pada intinya Pemerintah Daerah akan terbuka dan siap menerima kritikan, saran dan masukan untuk kemajuan dan kemaslahatan kita bersama.

Ketua Komisi I DPRD Bangka Belitung Fahlevi Syahrun memberikan apresiasi kepada penyelenggara telah dilaksanakan kegiatan ini.

"Kegiatan diskusi seperti ini merupakan kegiatan yang positif dimana ada ruang-ruang terbuka masyarakat bisa berdiskusi kepada eksekutif, legislatif dan institusi yang lain, " ujar Fahlevi.

Menurut politisi Gerindra ini, ruang-ruang diskusi terbuka merupakan salah satu kesempatan untuk masyarakat menyampaikan pendapat, gagasan dan pemerintah daerah dapat melaksanakan sosialisasi program pemerintah.

Syahrial tokoh masyarakat Bangka Tengah juga menyampaikan hal yang senada bahwa Di Bangka Tengah perlu ada ruang-ruang diskusi terbuka, kajian mengenai isu-isu yang menjadi pembicaraan masyarakat agar masyarakat bisa ikut memberikan saran dan kritiknya.

"Kita sangat senang dengan kegiatan seperti ini, ada ruang-ruang kita berdiskusi untuk menyampaikan gagasan, " ujar Sekretaris PD Kahmi Bateng ini.

Kegiatan berlangsung hangat dan para peserta yang hadir sangat aktif dan antusias bertanya kepada Sekda Bateng maupun yang ditujukan kepada Ketua Komisi I DPRD Babel. Setelah diskusi selesai, selanjutnya, Ketua Komisi I DPRD Babel Pahlevi Syahrun dan Sekda Bateng Ahmad Syarifullah Nizam memberikan doorfrize buku kepada peserta yang aktif bertanya.

Ketua Bakorcab Pers PENA Bateng Fikri El memberikan Piagam Penghargaan kepada kedua narsumber dan moderator kegiatan Nongkrong Literasi Energi. (Asp*).

Berita Lainnya