Pangkalpinang

Forlabb Mempertanyakan Soal Rencana Pemerintah Membangun PLTT di Pulau Gelasa

ASPIRASIBABEL.com |  Pangkalpinang - Selalu ada pro dan kontra dalam setiap kebijakan maupun rencana pembangunan, kali ini Forlabb organisasi yang sejak 2010 ikut berpartisipasi dalam tahapan sosialisasi terkait rencana pembangunan PLTN di Babel.

Forlabb mempertanyakan kembali rencana pemerintah pusat melalui BATAN ingin membangun energi tenaga Thorium.

"Sedikit aneh, pasalnya sejak 2010 pihak BATAN sudah melakukan kajian dan Feasibility Study (FS) di dua lokasi yakni Tanjung Ular Kabupaten Bangka Barat dan Sebagin Bangka Selatan," ungkap Andri yang juga Wakil Ketua Forlabb, Rabu (22/11/2023).

Tiba-tiba lokasi menjadi berubah, tanpa memberikan informasi kepada masyarakat Bangka Belitung. Sebelumnya lokasi rencana pembangunan PLTN di Tanjung Ular dan Sebagin. Ini lokasinya direncanakan di Pulau Gelasa Desa Baru Beriga, Kecamatan Lubuk Besar kabupaten Bangka Tengah.

"Sosialisasi kepada ormas dan masyarakat secara maksimal juga harus dilakukan, jangan sembunyi-sembunyi," kata Andri.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT ThorCon Power Indonesia.

Penandatangan kesepakatan bersama ini dilaksanakan di ruang Batu Bedaun III, Hotel Soll Marina, pada Senin (20/11/2023).

Penandatangan ini dilakukan oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, bersama dengan Bob S. Efendi selaku Direktur Operasi PT ThorCon Power Indonesia serta dihadiri oleh Bangka Branch Office Manager PT ThorCon Power Indonesia, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Bangka Tengah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Bangka Tengah, serta Kepala OPD se-Bangka Tengah.

Diketahui, PT ThorCon Power Indonesia rencananya akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Pulau Gelasa atau Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah.

PLTN ini akan menggunakan energi thorium atau dikenal nantinya dengan PLTT (Pembangkit Listrik Tenaga Thorium).

Bupati Bangka Tengah mengatakan penandatanganan kesepakatan ini adalah bagian dari tindak lanjut surat dari Menteri Dalam Negeri perihal rekomendasi untuk dibuatkannya kesepakatan bersama antara PT ThorCon Power Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Algafry menerangkan  bahwa untuk memudahkan akselarasi terkait tahapan-tahapan yang ada dalam kajian yang akan dilakukan PT ThorCon Power Indonesia bersama stakeholder terkait, seperti Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) dan DEN (Dewan Energi Nasional).

Lanjutnya, Kesepakatan ini guna mendukung kerja sama dalam penyediaan pelayanan publik yang bergerak di bidang energi baru berbasis teknologi yakni Thorium Molten Salt Reactor (TMSR-500).

"Kita harapkan setelah penandatanganan ini, maka dapat segera ditindaklanjuti dengan sosialisasi dan edukasi yang akurat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bob S. Efendi mengapresiasi kerja sama yang luar biasa mulai dari pusat, provinsi maupun dengan pemerintah kabupaten. Menurutnya, pembangunan PLTT ini merupakan suatu hal yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia serta menjadi perubahan bagi Bangka Belitung, khususnya Bangka Tengah. (Fri/Tim).

Penulis:

Baca Juga